Saturday, June 7, 2014

Company Outing: Bukittinggi Outing

A vacation is what you take when you can't no longer take what you've been taking - Earl Wilson
Yes, we all need vacation once in awhile. Last Àpril, our company had a company outing to Bukittinggi. For those who might never been out from java island (like me), Bukittinggi seems pretty exciting. Yeaaah, I know it's a lame, but I've never been out of java island for about 23 years, not even to Lampung.
Anyway, how was the vacation? It was awesome! We got a chance to visit some landmarks, shopping and my favorite part was the costume party. 
We gathered on 5 am in the morning to catch up the first plane to Padang. There were some drama, the day before we departed our managing director brought some saddening news that we might not receive annual bonus. But an our before boarding, she clarified that even though we won't get any annual bonus, we'll have some appreciation bonus, but of course it wont be as much as the annual bonus. So, we still felt unhappy, thus we took some pictures to cheer ourselves ehehe...

After we arrived in Padang, the tour guide and his team has already waiting for us. So we headed to Danau Diateh to have lunch and break.

Best Mates (Mba Fira - Mba Miranti - Gue - Anggun)
Nah kan ya udah kenyang, kita lanjut lagi trip ke destinasi berikutnya yaitu istana Pagaruyung. It's some sort of traditional kingdom palace, ya kayak Buckingham Palace gitu lah ya kalo di UK hehehe... Anyway, we got there in the afternoon, the palace was not too crowded. I will tell you some history I heard from the tour guide about this place. This place was used to be a palace for the king of minangkabau and his family. The palace was once attacked by some crocodiles, thus they made wooden fence around the palace. Thus the named it pagaruyung which means wooden fence. The most exciting part from the palace was I got a chace to wore Suntiang yang sumpah yaaaaa berat banget. As a matter of fact we all wore the traditional costume and took a picture together to reminiscence the glory of this palace hehehe...

Next, we had dinner, again at the traditional Padang Restaurant before we headed to our hotel in Bukittinggi. Emang dasar ya lidah jawa, dicekokin masakan Padang asli malah kurang sukak. Lebih suka nasi Padang ala Jakarta hehehe... We stayed at Rocky Hotel, and since we already in Bukittinggi, the view was awesome. The morning I woke up, I got a chance to see such a beautiful view right from my window.
Nah untuk tujuan hari kedua ini gue agak agak lupa nama tempatnya apa. Kalo ngga salah sih Puncak Lawang. Ini literally puncak bukit yang dibawahnya itu adalah Danau Singkarak. Kegiatannya standar sih kaya team building gitu sama main paintball, karaoke dan makan siang bareng. Yang bikin luar biasa itu karna ini tempat literally puncak and I felt like we might literally feel off from the cliff like anytime and I could reach the cloud.. Ngerriii tapi viewnya itu subhanallah keren banget.

See... itu kek jurang banget, bawahnya langsung danau singkarak

 Nah abis dari sini nih gue agak-agak lupa kita kemana lagi, kayanya sih ya ke Goa Jepang sama ke Ngarai Sianok. Viewnya sih biasa aja, cuman kata tour guidenya dulu itu goa Jepang tempat tentara Jepang ngumpet selama perang dunia. Yang bangun goa itu justru bukan orang padang lokal, tapi orang -orang dari sulawesi dan kalimanta yang nota bene ngga ngerti bahasa setempat. Jadi tuh katanya karna mereka bahasanya beda, jadi mereka akan sulit buat kabur dari romusha bikin goa jepang. Ngeri banget ya itu si Jepun jaman dulu, jahat banget deh.
Malam puncak acara outing ini pun tiba. The dress code was Rock Dangdut. Yeah I know, itu kok norak banget ken. Beneran? Emang iya. Karna kita sebagai panitia ingin mengeluarkan sisi gila-gilaan pada pekerja kantor dan sesepuh Deka. Jadilah kostum kita ajaib-ajaib malam itu. Kita gila-gilaan banget, mulai dari joget dan yel kelompok. Sampe perform lagu dangdut berkelompok. And guess what, kelompok gue nyanyi lagu Manis Manja yang Bete. Kapan lagi coba gue bisa dandanin bapak director Pak Mamiek pake bulu mata palsu, eye shadow sama blush on. Pokoknya kelompok gue malam itu temanya dangdut norak dan centil, semuanya didandanin jadi penyanyi dangdut cewe hahaha. Ah, we had a lot of fun that night. Come to think about it, I miss them so bad :(





Our last day in Bukittinggi was started by walking around Jam Gadang, dilanjutkan dengan belanja belinji di pasar atas. Dan sumpah yaaaa, disana itu harga kain cakep-cakep itu murah banget dibanding di tanah abang, asal kita bisa nawar. Trik gue adalah bawa temen gue yang emang asli orang padang buat nawar abis-abisan.
Terakhir sebelum ke bandara, kita makan siang di sate Mak Syukur yang terkenal banget itu dan melipir ke air terjun yang gue lupa namanya, pokoknya air terjun itu pas banget di pinggir jalan. Iya di pinggir jalan banget, kayak abang-abang jual gorengan yang nangkring di pinggir jalan.
Jam Gadang

Sate Mak Syukur

Air Terjun Di Pinggir Jalan Raya
Yah segitu dulu deh pengalaman trip ke Bukittinggi. Overall gue rate 7 our of 10. Lumayan kan seneng-seneng tapi gratis :)

Salam,
Nikensashi

Wednesday, January 15, 2014

Lovember: I've Got My Wedding Ring!

Whooaaa... I'm so freaking excited!
Udah lama banget ngga posting di blog ini, eh tau-tau nongol udah punya cincin nikah. I'm not married yet tho hehehe. So, what happened?

Remember my last post about 2014 that will be my big leap year? Me and my boyfriend are planning to get married this year (Amiin). Tentu saja keinginan kami ini masih ada beberapa kendala, tapi kita sudah bertekad kuat untuk bisa mewujudkan rencana ini. So, setelah akhir tahun kemaren saya ngambek-ngambek terus karena ngga ada progress signifikan dari pihak Rino yang masih belum "sounding" ke orangtuanya mengenai rencana kami karena belum ada momen yang pas, alhamdulillah akhirnya dia mulai melakukan soft and smooth approach ke ibunya dulu. Baru soft approach sih, minta izin untuk mulai mempersiapkan pernikahan, belum sampe ke pembicaraan mengenai "this year".

Tanggal 11 Januari kemaren (kaya lagunya GIGI ya hehehe) saya dan Rino pergi ke Gandaria City, niatnya mau nganterin dia nyari-nyari safety shoes buat di tempat kerjanya. Setelah sepatu didapet, kita ngemil-ngemil cantik di Eat & Eat sambil ngobrolin soal rencana kita. Kita buat timeline kasar dan perencanaan budget. Sampai dipembahasan mengenai cincin kawin, saya iseng-iseng bilang kalau sekarang itu harga emas lagi lumayan turun, gimana kalo kita belinya sekarang aja. Tanpa disangka-sangka Rino sependapat dengan saya dan kebetulan di hari yang sama ibu Sri (ibunya Rino) lagi ke toko emas buat tuker tambah emasnya di toko langganan, jadi dia mau tanya-tanya ke ibunya dan kita beli cincin di toko itu.

Untuk urusan cincin kawin ini, saya dan Rino sepakat untuk membeli yang sudah jadi aja dibanding pesan custom, jadi biar ngga ribet dan ngga mahal. Selain itu, bagi saya cincin kawin yang penting modelnya saya suka dan pas di jari saya. Rencananya cincin saya adalah cincin emas, sedangkan cincin Rino cukup titanuim, karena dalam Islam laki-laki tidak diperbolehkan memakai emas.
Mumpung tanggal 14 Januari adalah tanggal merah, kami pergi ke Pasar Anyar Tangerang untuk nyari cincin kawin. Kenapa Pasar Anyar? Kenapa bukan ke Cikini atau Melawai yang terkenal sebagai tempat beli cincin seantero weddingku? Karena Rino mau nyari di toko emas langganan ibunya dan dari dulu ibunya beli emas di pasar itu. Sampe disana, saya lumayan kaget loh, karena ini literally pasar, pasar basah ngga seperti Melawai yang di ruko-ruko gitu. Setelah melewati pasar basah, kita masuk ke bangunan ruko kecil yang somehow menurut saya sama aja kaya pasar di Pandeglang dan menuju ke toko Teguh Mas.

Jadi Toko Teguh Mas ini punya dua outlet, satu besar dan satu lagi agak kecil. Kita pergi ke outlet yang lebih besar dulu, dan dilayani sama mbak-mbak berseragam oranye. Di toko ini kebanyakan cincin kawin couple yang dua-duanya emas. Sebetulnya ada cincin kawin couple yang saya taksir banget, tapi sayang ngga bisa dibeli 1 aja, harus couple, sedangkan Rino ngga akan bisa pake :( Kira-kira penampakan cincin yang saya taksir itu seperti ini, cuman warnanya emas kuning:

Lucu kaaan? Tapi karna ngga mungkin dibeli 1 aja (yaiyalah wong namanya juga couple) saya palingkan pandangan saya ke cincin kawin yang single. Ternyata nyari cincin kawin yang udah jadi itu susah ya booook! Susah banget. Ada satu model cincin yang saya suka, tapi kegedean. Saya baru sadar kalau jari saya itu kecil banget. Si Mbak-nya sampe keluarin hampir semua cincin ukuran kecil untuk saya coba, tapi tetep aja yang pas di jari saya cuman beberapa dan modelnya saya kurang suka.
Oke di outlet Teguh Mas 1 ngga ada yang cocok akhirnya kita ke outlet Teguh Mas 2 yang agak kecilan. Koleksi cincin kawin disini sebetulnya jauh lebih sedikit dari yang pertama, jadi yaa pilihannya lebih sedikit. Dan sama seperti sebelumnya, cincin yang fit di jari saya cuma seberapa (nasip punya jari yang kecil hikks). Ada satu cincin yang Rino suka banget, modelnya menurut dia bagus, keliatan mahal dan pas banget 5 gram. Tapi saya ngga suka modelnya, jadi ya kita ngga dapet apa-apa di toko langganan ibunya Rino.

Tadinya kita sempet bingung mau nyari kemana lagi, disana masih banyak banget sih toko emas lain, tapi kita nggak tau yang mana yang trustable. Akhirnya kita iseng-iseng jalan menyusuri lorong yangs ama sambil berharap ada petunjuk dari Yang Maha Kuasa hehehe. Akhirnya kita masuk ke toko mas Mahkota Dhewi yang agak rame orang. Toko ini yang jaga cuman tiga orang laki-laki dan ngga kayak toko Teguh Mas yang rapi, toko ini cenderung kurang rapi sih. Dan Toko ini ngga jual cincin kawin yang couple, tapi single dan itu ada banyaaaak banget. jauh lebih banyak dari Teguh Mas *langsung semangat*. Setelah ditanya-tanya harga per gramnya lebih murah 30ribu dari toko Teguh Mas itu. Hmmm kita sempet ragu juga sih, kok bisa bedanya bisa jauuh banget gitu, ini emas beneran apa engga. Tapi saya dan Rino putuskan untuk bismillah aja, kalau rejeki ya insyaAllah ngga akan kemana. Karena pilihannya banyak, si kokoh yang ngelayanin saya nyortir semua cincin sesuai dengan ukuran saya. Saat saya sibuk liat-liat, dia dengan cekatan coba keluarin beberapa cincin yang ukurannya pas ke jari saya tanpa saya minta. Baik banget yaaah hehe.

Setelah coba-coba banyak banget, tetep belom dapet yang pas. Entah itu gramnya kekecilan (kurang dari 4 gram) atau modelnya yang ada ornamen emas putihnya (saya mau yang fully yellow gold dengan simple grafir dan 1 mata). Disaat hampir hopeless, saya mata saya ketemu pandang sama satu cincin solid yang keliatannya lumayan berat *tsaahhh*. Saya coba dan ternyata paaaaas banget meskipun nyopotnya harus agak diputer-puter sih, tapi ngga papa, justru lebih bagus kaan, ngga gampang jatoh. Ternyata gramnya pun sekitar 4,65 gram, masih kurang berat dari yang kita mau sih. Tapi saya ngerasa suka dan cocok banget sama cincin itu. Saya dan Rino diskusi, mau ambil atau engga, terus kata Rino kalau saya suka yaudah gapapa. Akhirnya dengan modal bismillah kita beli cincin itu. Alhamdulillah budget untuk beli cincin kawin masih sisa sedikit. Meskipun setelah beli kita dikasih surat emas yang agak-agak ngek ngok ya, tulisannya ngga jelas dan gambarnya ngga jelas -_____-. Rino agak-agak ragu gitu, ini toko beneran apa engga, soalnya kalo ibunya beli di toko Teguh Mas, suratnya rapi tulisannya, ada atas namanya juga dan gambarnya jelas. Tapi yaudahlah toh udah dibeli juga. Dan kita juga niatnya beli cincin kawin, bukan beli cincin untuk dijual lagi nanti hehehe. Pokoknya saya sukaa sama cincinnya :)

Alhamdulillah satu wedding check list sudah ditangan, senangnyaaa :)
Setelah pulang dari Pasar Anyer sekitar jam setengah satu siang, kita sholat dan mampir makan Bebek Kaleyo di Daan Mogot. Abis itu kita menuju Tebet buat survei vendor dan model-model undangan. Khusus untuk survei undangan nanti saya post sendiri deh, soalnya luamayan banyak yang mau saya ceritain.

Agak aneh sih, disaat pasangan lain yang petama dicari itu tanggal atau gedung. Kita malah dapet cincin kawin duluan hehehe.
Gapapalah, dari awal kita emang pasangan yang nggak biasa sih *tsahhh*

So, I've got my wedding ring. Have you got yours?

Salam,
Nikensashi

Saturday, October 5, 2013

A Physicist in disguise: I feel like alive

Hi,
It's been a very long time since I posted in this blog.
Yeaaah, I admit I was quite lazy yet too busy with my real life. Is it?
However, things a running quite different since the last time I wrote. The last time I wrote was about me struggling towards my thesis. And of course with a lil bit lot of drama, Alhamdulillah I passed it with A- (boleh dong ah sombong dikit :p). My thesis got A, tapi karena nilai sidang komprehensif gue yang agak sedikit kurang memuaskan, dan nilainya digabung dengan sidang skripsi, jadi nilai akhirnya A-.

And just a lil catch up, this physics graduate is now enjoying her second job as research executive. I only stayed for 2 months at my first company. I'm not really proud with my decision, but I wasn't happy either working there. So I resigned and struggled a lot to define my next carrier until one of my best friend in collage, Anggun recommended me to join her. I applied and got accepted. My second company is similar to my former one, but this time the owner is Indonesian. Alhamdulillah I enjoy so much being here. The people are nice and friendly, it's like my own circle, unlike my previous workplace.

Now while enjoying my job, I also looking for a magistrate scholarship. I wanna be a lecturer, a physics lecturer to be exact. I have a very strong desire to continue next year. And a little sneak peak, next year is a very big year for me, besides school, we (my bf and I) planned to get married *blushing*. Well, it's not like he has proposed me or something, we're just having a same thought about getting married soon. He hasn't tell his family yet, we're still "drafting" our dream just the two of us. I just wish that this love that grows bigger everyday, will soon to be count as "ibadah" for Allah.
Bismillahirrahmanirrahiim may Allah SWT bless every step we take.

Salam,
nikensashi


Saturday, August 18, 2012

Working Outfit inspiration

I'm craving for new fashionable yet syar'i working outfits since I am officially a job seeker now :p
Here are some photos I took from several sites, including Aquila.com, forever 21 and stuffs.



Mango suede peeptoe shoes - Forever 21 black trouser pants

Wednesday, August 15, 2012

monthversary gift

My htb and I are lately doing somekind of long distance relationship. Well it's not very far actually, but still we couldn't see each other face everyday like we used to. So this monthversary he sent me a gift via BBM (again) that melts my heart right away. A few days earlier we fought, so it feels like some sort of redemption he made for me hehehe.
Check this out:


Sunday, May 6, 2012

What you feel only matters to you. It's what you do to the people you say you love, that's what matters. It's the only thing that counts - The Last Kiss

Saturday, May 5, 2012